Langsung ke konten utama

Jadi, gajah itu besar atau gendut?

Hey hey hey! Untuk kali ini, aku akan membahas sesuatu hal yang berbeda. Masalahnya simpel, tapi mungkin yaaa siapa tahu menambah pengetahuan ya kan? Beberapa hari yang lalu, muncul di FYP TikTok yang mana ada percakapan yang membahas mengenai gajah yang hanya makan rumput saja badannya sebesar itu, lalu apa gunanya kita diet. Oke, ini hal yang cukup menarik, karena saat dilihat atau didengar, apa yang dikatakan sekilas benar. Namun, kalian penasaran ngga sih, gajah itu hewan yang besar atau gendut? 

Jika kalian mengatakan gajah itu gendut, maka itu hanya diukur berdasarkan ukuran pandang manusia saja. Pada umumnya, semua jenis hewan yang gendut tergolong hewan yang dipelihara atau dirawat oleh manusia, bisa sebagai peliharaan atau di tempat penangkaran. Coba deh, kalau dilihat dalam kondisi kita sebagai manusia, saat tubuh kita gendut, bagaimana intensitas geraknya? Aktif atau jadi pasif nih? Tentunya cenderung malas gerak ya, atau yang sering disebut dengan mager. Sama seperti hewan, saat tubuh mereka gendut, maka mereka juga akan cenderung malas dan lamban untuk bergerak. 
Adapun walrus. Dengan tubuh dengan berat rata - rata 33 hingga 85 kg dan panjang 1 sampai 1,4 meter dan ada juga yang lebih dari 2.000 kilogram untuk jantan dewasa di Pasifik, ia menyimpan lemak yang ada di bawah kulit untuk dapat bertahan di kondisi dingin. Lemak atau blubber yang walrus punya membuat dirinya tetap hangat dan memberi energi tersendiri untuk hidup di es laut di kawasan laut Arktik. Blubber tidak hanya terdapat lemak, tapi ada juga kolagen dan elastin. 
Terlebih lagi golongan hewan - hewan liar, jika memiliki tubuh yang gendut dan berlemak, mereka akan kesusahan untuk mencari makan. Bahkan, sulit untuk mengejar mangsanya. Di saat tidak mendapat mangsa dan tidak makan, hewan - hewan liar ini secara otomatis akan kurus kembali. 

Contoh lainnya, harimau atau singa. Meskipun makanannya adalah daging, tetapi kok bisa ya badannya tetap ideal? Saat diet aja mau makan daging, harus nunggu cheat day dulu. Oke, mari kita bahas. 

Harimau ataupun singa memakan daging yang benar - benar daging biasa. Tanpa diberi bumbu, dimasak, tidak ada cemilan kripik, tambahan nasi, mendoan anget bahkan teh panas ataupun susu jahe merah. Berbeda dengan manusia yang kalau makan daging tidak bisa dimakan mentah, namun dengan dimasak terlebih dahulu dengan bumbu dan tambahan saos lainnya. 

Sebenarnya ada juga lo hewan yang tergolong besar namun berbadan kurus. Mau tahu? 

Ya, seperti inilah tampak jika gajah berbadan kurus. Dia justru terlihat tidak sehat, bukan? Tidak terawat, kurang asupan dan nutrisi yang baik. Bayangin aja, kalau gajah - gajah liar (yang bukan berada di penangkaran, karena sudah terjamin dirawat oleh manusia) berbadan kurus seperti ini, mungkinkah mereka bisa bertahan hidup? 

So, kesimpulannya adalah gajah diciptakan Tuhan dengan badan yang besar secara genetik. Hewan - hewan di dunia sejatinya tidak ada yang bertubuh gendut atau berlebih lemak, kita tidak bisa mengatakan bahwa hewan itu gendut, melainkan hewan bertubuh besar. 

Komentar